IPM.OR.ID, Pontianak – Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah
Kalimantan Barat (PW IPM Kalbar) bersama Badan Amil Zakat Provinsi Kalimantan Barat
(BAZNAS Provinsi Kalbar) menyelenggarkan agenda Motivasi UN 2017 yang dihadiri ratusan
pelajar kelas XII SMA/sederajat se-Kota Pontianak di Masjid Raya
Mujahidin Kalbar (12/3).
Tema yang diusung “Berdoa
untuk Kesuksesan Ujianmu” ini menghadirkan beberapa tokoh diantaranya Prof.
Dr. Edy Suratman, Dekan Fakultas Ekonomi
& Bisnis Universitas Tanjungpura dan Ust. Lukmanulhakim, S.E., M.M.,
Pengasuh Pondok Modern Munzalan Mubarokan Ashabul Yamin (PMMAY) dan Ust.
Jalaludin Lc. Ungkap hidayat.
Ketua PW IPM Kalbar, Santoso Setio mengungkapkan
bahwa UN sebenarnya banyak menuai kontroversi dari tahun ke tahun karena dampak
negatifnya. Nasib seseorang di tentukan lewat sebuah ujian selama 3 - 4 hari,
dengan begitu karena tidak percaya diri, sebagian ada yang memanfaatkan kunci
atau melakukan segala cara untuk bisa lulus, kejujuranpun terabaikan.
Prof. Edy selaku Dekan Fakultas
Ekonomi dan Bisnis dalam motivasinya mengungkapkan ketika dahulu untuk bersekolah
itu sulit karena ia tidak berasal dari keluarga mapan, namun ia bisa
menyelesaikan studi S1 nya, bahkan hingga menjadi profesor diusia yang cukup
muda kala itu 41 Tahun, kuncinya dengan doa, tekat dan niat untuk membahagiakan
orang tua, janganlah mudah percaya dengan kunci atau bocoran yang beredar.
“Saat ini sudah tidak ada alasan
lagi untuk tidak melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi karena sudah banyak
beasiswa tersedia baik melalui jalur prestasi maupun jalur tidak mampu. Hanya mau
berusaha atau tidak,” imbuh Edy yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua PW
Muhammadiyah Kalbar.
Ketua Baznas Provinsi Kalbar, H.
Didik Imam Wahyudi, S.E.Ak. mengungkapkan bahwa gawai ini juga turut menjadi
sarana memahamkan dan menumbuhkan rasa cinta generasi muda terhadap zakat
karena suatu saat mereka pasti akan menunaikannya. Zakat dalam Al-Quran selalu
digandeng dengan sholat, mengisyaratkan bahwa berzakat juga penting.
“Harapannya, tahun depan kita dapat
menyelenggarakan kembali acara ini sebagai sarana edukasi dan motivasi anak
muda,” ujar Didik yang juga merupakan Bendahara Umum MUI Provinsi Kalbar. (rbc/alz)
