11 Apr 2017
Filled Under: Berita
Jakarta - Ketua Umum Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah (Ketum PP IPM) Velandani Prakoso mengajak agar pelajar jangan mencontek, apalagi jika itu dilakukan saat menghadapi ujian nasional.
Pelajar saat ini, menurut Andan, sebutan ketum PP IPM memang sedang mencari identitas, sehingga dalam perjalanannya, perhatian pelajar banyak yang belum fokus pada upaya untuk mewujudkan cita-citanya.
“Pelajar sebagai agen of change yang akan memimpin bangsa ini kedepan, harus mempunyai karakter kuat dalam bertindak,” ujar Andan saat diwawancarai di Jakarta pada Senin(10/4/2017).
Dia pun mengingatkan, agar pelajar tidak perlu mencontek, tetapi belajar bersungguh-sungguh. Selain itu, guru juga diharapkan membantu mengingatkan pelajar agar tidak mencontek, dan bukan malah mendukung perilaku yang tidak jujur tersebut.
“Kejujuran adalah sifat dasar yang harus dipelihara oleh para pelajar. Para guru harus sadar, dan kembali kepada kondratnya sebagai orang yang harus istiqomah dalam menjalankan tugasnya dalam menyampaikan ilmunya. apalah arti sebuah ilmu jika dicederai dengan sebuah kebohongan dalam mengerjakan soal,” ujarnya.
Buat para pelajar, Andan Juga berpesan bahwa sebagai pelajar juga harus mengingatkan kodrat sebagai kholifah. Pelajar harus memegang teguh sifat sidiq, tabligh, amanah, dan fathona harus dijaga dengan baik. “Terlebih sebagai siswa dengan jenjang pendidikan SMA/SMK/MA. Karakter sifat itu harus diamalkan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Ujian nasional ini bukanlah akhir proses pendidikan, justru ini adalah awal dari proses pengamalan ilmu yang telah di dapat. “Tetaplah berbuat jujur dalam mengerjakan soal ujian. Negeri ini bisa kehilangan integritasnya karena korupsi kolusi dan nepotisnya, rantai itu harus dipotong oleh pelajar generasi pembawa perubahan, maka berbuat jujurlah. Butuh revolusi mental untuk memulainya,” ujar pegiat rumah baca komunitas Yogyakarta ini.
UN Dimulai, Ini Pesan Ketua Umum PP IPM Velandani Prakoso
Socialize It →
|
|
Jakarta - Ketua Umum Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah (Ketum PP IPM) Velandani Prakoso mengajak agar pelajar jangan mencontek, apalagi jika itu dilakukan saat menghadapi ujian nasional.
Pelajar saat ini, menurut Andan, sebutan ketum PP IPM memang sedang mencari identitas, sehingga dalam perjalanannya, perhatian pelajar banyak yang belum fokus pada upaya untuk mewujudkan cita-citanya.
“Pelajar sebagai agen of change yang akan memimpin bangsa ini kedepan, harus mempunyai karakter kuat dalam bertindak,” ujar Andan saat diwawancarai di Jakarta pada Senin(10/4/2017).
Dia pun mengingatkan, agar pelajar tidak perlu mencontek, tetapi belajar bersungguh-sungguh. Selain itu, guru juga diharapkan membantu mengingatkan pelajar agar tidak mencontek, dan bukan malah mendukung perilaku yang tidak jujur tersebut.
“Kejujuran adalah sifat dasar yang harus dipelihara oleh para pelajar. Para guru harus sadar, dan kembali kepada kondratnya sebagai orang yang harus istiqomah dalam menjalankan tugasnya dalam menyampaikan ilmunya. apalah arti sebuah ilmu jika dicederai dengan sebuah kebohongan dalam mengerjakan soal,” ujarnya.
Buat para pelajar, Andan Juga berpesan bahwa sebagai pelajar juga harus mengingatkan kodrat sebagai kholifah. Pelajar harus memegang teguh sifat sidiq, tabligh, amanah, dan fathona harus dijaga dengan baik. “Terlebih sebagai siswa dengan jenjang pendidikan SMA/SMK/MA. Karakter sifat itu harus diamalkan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Ujian nasional ini bukanlah akhir proses pendidikan, justru ini adalah awal dari proses pengamalan ilmu yang telah di dapat. “Tetaplah berbuat jujur dalam mengerjakan soal ujian. Negeri ini bisa kehilangan integritasnya karena korupsi kolusi dan nepotisnya, rantai itu harus dipotong oleh pelajar generasi pembawa perubahan, maka berbuat jujurlah. Butuh revolusi mental untuk memulainya,” ujar pegiat rumah baca komunitas Yogyakarta ini.
Popular Posts
-
IPM.OR.ID, SUMATERA UTARA - Dalam rangka transparansi, pada 21 Oktober 2017 lalu telah diadakan agenda Sosialisasi Sistem Keuangan &...
-
Jakarta - 10 Desember hari ini, tugas Busyro Muqoddas sebagai pimpinan KPK berakhir. Genap empat tahun Busyro berdinas di KPK. Ma...
Popular Posts
-
Oleh: Azaki Khoirudin Pada tanggal 18 Juli 2016 hari ini, Ikatan Pelajar Muhammadyah (IPM) genap berusia 55 tahun Miladiyah. Usia yang ...
-
Rangkasbitung - Forum Ta'aruf dan Orientasi Siswa atau FORTASI SMK Muhammadiyah 1 dan 2 Rangkasbitung mengundang banyak perhatian ...
-
Surabaya . Penghargaan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) terbaik nasional kembali diraih Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) pada a...
-
Surabaya – Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PP IPM) mengadakan Konfrensi Pimpinan Wilayah (Konpiwil) tahun 2016....
-
Oleh: Fauzan Anwar Sandiah Matahari menembus langit dengan awan yang hanya bergaris tipis-tipis saja. Siang itu, saya harus berangka...
-
Perkaderan, adalah komponen penting dalam sebuah organisasi kader. Organisasi yang saat ini masih konsen dalam meregenerasi kader ada...
-
Gerakan dari Umat untuk Umat merupakan gerakan berbagi yang berfungsi menepis sifat individualisme yang sangat terlihat di masyarakat...
